Anugerah Sutasoma Balai Bahasa Jatim, Komunitas Sastra Bojonegoro Raih Penghargaan

Anugerah Sutasoma Balai Bahasa Jatim, Komunitas Sastra Bojonegoro Raih Penghargaan
Anugerah Sutasoma Balai Bahasa Jatim, Komunitas Sastra Bojonegoro Raih Penghargaan
Penerima Anugerah Sutasoma, dari kiri ke kanan Nanik Masriyah (guru SMPN 1 Kudu Jombang), JFX Hoeri (Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro), Tengsoe Tjahjono (karya sastra Indonesia terbaik), dan Yusri Fajar (buku esai/kritik sastra terbaik).

SURYA.co.id | SIDOARJO – Balai Bahasa Jawa Timur memberikan Anugerah Sutasoma kepada komunitas sastra, guru, dan penulissastra Indonesia dan daerah.

Anugerah Sutasoma tahun ini adalah kali kesembilan. Itu menjadi salah satu bentuk apresiasi agar sastra di Jawa Timurberkembang.

Penghargaan diberikan kepada tokoh sastra yang berpengaruh diJawa Timur, karya sastra terbaik, komunitas, guru, penulis esai/kritik sastra yang setiap tahun mengalami perkembangan sesuai dengan situasi.

“Penghargaan ini berdasarkan keputusan bersama dan bukan hanya penilaian dari Balai Bahasa Jawa Timur,” kata Amir di Balai Bahasa Jawa Timur, Sidoarjo, Kamis (26/10/2017).

Tujuh penerima penghargaan sastra Anugerah Sutasoma, adalah Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro (komunitas sastra), Suharmono Kasiyun (sastrawan berdedikasi), antologi puisi Meditasi Kimchi karya Tengsoe Tjahjono (karya sastra Indonesia terbaik), novel Ledhek saka Ereng-erenge Gunung Wilis karya Tulis Setyadi (karya sastra daerah terbaik), Nanik Masriyah guru SMPN 1 Kudu Jombang (guru Bahasa dan Sastra Indonesia berdedikasi), Supono guru SMPN 1 Bangorejo Banyuwangi (guru Bahasa dan Sastra Jawa berdedikasi), dan Sastra yang Melintasi Batas dan Identitasnya karya Yusri Fajar (buku esai/kritik sastraterbaik).

Djoko Saryono, salah satu juri, mengingatkan untuk tetap mengembangkan literasi di Jawa Timur.

“Semua tokoh dan komunitas harus menjadi lokomotif untuk literasi sehingga dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” kata Djoko.

Itu sebabnya, tahun depan penghargaan akan dirancang untuk memberi perhatian kepada anak-anak.

“Saya usulkan, tahun depan ada kategori penulis anak,” kata Amir Machmud.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan