Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur Sosialisasikan UKBI Adaptif Merdeka di Kediri

Kediri – Setelah Surabaya, Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur kembali menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka. Kali ini sasarannya adalah wilayah Kediri. Kegiatan yang diselenggarakan  pada Rabu, 23 Februari 2022 tersebut diikuti oleh empat puluh kepala SMA/SMK se-Kabupaten dan Kota Kediri. Kegiatan sosialisasi itu dilaksanakan di Hotel Grand Surya Kediri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri, Ramli, S.Pd., M.M. didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Menengah Atas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri, Chairul Effendi Sugiarto, S.Pd.

Dalam sambutannya, Ramli menyampaikan bahwa adanya UKBI Adaptif Merdeka diharapkan dapat berdampak bagi kepala sekolah dan guru-guru sehingga pembelajaran di sekolah berjalan lebih baik. Ramli inigin setiap tahun bisa dilakukan UKBI agar perkembangan bahasa siswa di Kediri bisa dilihat. Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri sangat mendukung kegiatan UKBI Adaptif Merdeka dan mengimbau kepala sekolah untuk mengikutkan sebanyak mungkin siswanya agar Kediri tidak kalah dengan kota atau kabupaten lainnya di Jawa Timur.

Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Dr. Asrif, M.Hum. yang mengajak para kepala sekolah untuk mengikutkan siswanya UKBI agar dapat menjadi data besar bagi Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi untuk memotret kemahiran berbahasa pelajar. Oleh karena itu, Asrif berharap agar Kepala Cabang Dinas Pendidikan di Wilayah Kediri mengawal program UKBI Adaptif dengan baik. Selain itu, hasil UKBI dapat digunakan untuk menciptakan kebijakan di wilayah Kediri.

Peserta antusias mengikuti pemaparan materi dari tim KKLP UKBI Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, mulai dari pengertian UKBI, prosedur pendaftaran pelaksanaan UKBI, sampai dengan simulasi UKBI. Para peserta yang hadir telah bersepakat untuk mendaftarkan dirinya sebagai peserta UKBI. Mereka juga siap menggerakkan siswanya dan bahkan gurunya untuk mengikutkan UKBI. Kegiatan ditutup oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Dr. Asrif, M.Hum. yang didampingi Kasubbag Tata Usaha, Ary Setyorini, S.Pd. Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur berharap kepada peserta untuk berkomitmen mewajibkan siswanya mengikuti UKBI Adaptif Merdeka. Bentuk komitmen tersebut diwujudkan dengan penandatanganan lembar kesediaan peserta untuk mengikutkan siswanya UKBI yang disahkan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri. (TRI)

Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.