Zoya Herawati

Zoya Herawati, lahir di kota Gresik, 21 Agustus 1956. Ayahnya seorang mantan militer dan direktur sebuah perusahaan swasta di Surabaya, bernama M. Gesang Ide Santosa dan ibunya bernama Dewi Djulaikah. Zoya merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Dia menikah dengan Mardani seorang pekerja swasta pada tanggal 14 Februari 1980. Bersama Mardani ia mempunyai dua anak, yakni Lantip Anjar Wiguna (1981) dan Qur’aini Yuniar Rahmadani (1985). Pendidikan Zoya Herawati, sejak SD, SMP dan SMA diselesaikan di kota Surabaya. Selesai SMA ia melanjutkan kuliah di Fakultas Sastra Inggris, Universitas Ukraina, USSR (Rusia), dengan gelar Sarjana Sastra Inggris. Pendidikan informal yang pernah ditempuh tentang Marxisme dan Leninisme di Rusia. Dalam perjalanan hidupnya, Zoya Herawati mengaku pernah menjadi reporter/wartawan di Yogyakarta, pada tahun 1976 hingga 1979. Selain itu, Zoya lebih banyak menulis lepas di berbagai koran dan majalah, baik esai, cerpen, novel, dan puisi. Tahun 1989, Zoya Herawati, menjadi guru bidang studi bahasa Inggris, di sekolah swasta di kota Surabaya. Pekerjaan guru ini ditekuninya hingga sekarang ini. Zoya mulai gemar menulis karya sastra sejak di SMA, naskah pertama-nya dimuat di majalah Tribune Jakarta, tahun 1972. Dalam perjalanan menulis karya sastra, Zoya telah banyak mendapatkan penghargaan, antara lain Juara I Lomba Penulisan Esai SLTA (1972), Juara I Lomba Cerpen Dewan Kesenian Surabaya (DKS) dan Majalah Liberty (1982), Juara IV Lomba Penulisan Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) tahun 1998, dan juara I Buku Terbaik versi IKAPI (2000). Karya-karya perempuan yang sekarang tinggal di Wisma Tengger XIV/12 Surabaya ini di antaranya adalah The Black September 1965 (Shopisticatedβ€” Grecee Yunani, 1985), Jamaloke, novel (Jawa Pos, 1993), Rumah di Jantung Kota (novel, Surabaya, 1994), Malcom X, (sebuah otobiografi, Risalah Gusti Surabaya, 1995), Prosesi (Balai Pustaka, 1998), Rabiah AlAdawiyah (Risalah Gusti Surabaya, 1999), Dunia Perempuan, (kumpulan cerpen, Grasindo Jakarta, 2000), Kembang Setaman (kumpulan cerpen, Titie Said Jakarta, 2001), Warisan, (novel, Grasindo Jakarta, 2005), dan Derak-derak, (novel, Ombak Yogya, 2005).

Bookmark the permalink.

Comments are closed.