Monitoring Program Literasi, Inovasi, dan Kreativitas, BBPJT Menerima Kunjungan dari Asisten Deputi Kemenko-PMK

Rabu, 20 Maret 2024, Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur (BBPJT) menerima kunjungan kerja dari Asisten Deputi Literasi, Inovasi, dan Kreativitas Kemenko PMK. Kegiatan tersebut bertajuk Kunjungan Kerja dalam rangka Koordinasi dan Monitoring Pelaksanaan Peningkatan Budaya Literasi serta Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa Indonesia, Bahasa, Aksara Daerah dan Sastra di Provinsi Jawa Timur. 

Kegiatan kunjungan kerja dari Kemenko PMK disambut hangat oleh Kepala BBPJT, Dr. Umi Kulsum, M.Hum. dan tim teknis BBPJT yang terdiri atas (1) KKLP Perkamusan dan Peristilahan yaitu Puspa Ruriana, M.Hum., Yuyun Kartini, S.Pd., dan Adista Nur Primantari, M.A.; (2) KKLP Pelindungan dan Pemodernan Bahasa dan Sastra yaitu M. Oktavia Vidiyanti, M.Pd., Yulitin Sungkowati, M.Hum., Balok Safarudin, M.Si., dan Naila Nilofar, M.A.; (3) KKLP Pembinaan dan Bahasa Hukum yaitu Dian Roesmiati, M.Hum., Andi Asmara, S.S., dan Adi Syaiful Mukhtar, S.S.; (4) KKLP UKBI yaitu Siti Komariyah, S.Pd., Wenni Rusbiyantoro, M.Hum., dan Tri Winiasih, M.Hum.; (5) KKLP Penerjemahan; (6) KKLP BIPA; yang diwakili oleh Dalwiningsih, M.Hum., Awaludin Rusiandi., dan (7) KKLP Literasi yang diwakili oleh Amin Mulyanto, S.S.

Paparan pertama disampaikan langsung oleh Kepala BBPJT, Dr. Umi Kulsum, M.Hum. Dalam paparannya, Ibu Umi menyampaikan bahwa tugas pokok dan fungsi BBPJT. Selain itu, beliau juga menyampaikan tiga program prioritas yang ada di BBPJT, yaitu Literasi Kebahasaan dan Kesastraan, Pelindungan Bahasa dan Sastra, serta Internasionalisasi Bahasa Indonesia. 

Kegiatan kunjungan kerja tersebut dilakukan langsung oleh Asisten Deputi, Literasi, Inovasi, dan Kreativitas beserta dua perwakilan dari Kemenko PMK, yaitu Molly Prabawaty. Dalam paparannya, Ibu Molly menyampaikan bahwa literasi, inovasi, dan kreativitas perlu adanya pemberdayaan untuk berkembang secara berkala, mengingat BBPJT memiliki potensi di bidang Peningkatan Budaya Literasi serta Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa Indonesia, Bahasa, Aksara Daerah dan Sastra di Jawa Timur. (Mon)

 

Penyuluhan Bahasa Surat Dinas bagi Tenaga Administrasi di Pemerintah Kota Pasuruan

Pasuruan, 07/03/2024 – Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur (BBP Jawa Timur) melalui KKLP Pembinaan dan Bahasa Hukum (Pembahu) kembali memberikan penyegaran kepada puluhan tenaga administrasi di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan tersebut yang bertajuk Penyuluhan Bahasa Surat Dinas bagi Tenaga Administrasi di Pemerintah Kota Pasuruan tersebut dilaksanakan pada 5–7 Maret 2024. Peserta kegiatan berjumlah 60 orang berasal dari berbagai OPD di lingkungan Pemkot Pasuruan. Kegiatan penyegaran ini dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rumdin Wali Kota Pasuruan Seluruh tahap pelaksanaan kegiatan didukung oleh atas dukungan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Pemkot Pasuruan. sehingga kegiatan dapat berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rumdin Wali Kota Pasuruan. Bersama Kepala BBP Jawa Timur, Asisten Administrasi Umum Pemkot Pasuruan, membuka kegiatan secara resmi dan memberikan apresiasi serta dukungan melalui sambutan singkatterhadap kegiatan ini. Hal tersebut dikuatkan dengan pemberian materi dari lima narasumber yang mengampu selama tiga hari.
Pada acara pembukaan, Kepala BBP Jawa Timur, Umi Kulsum, menjabarkan pentingnya kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut. “Kegiatan penyuluhan ini merupakan misi bersama atas amanat UU Nomor 24 Tahun 2009,” pungkas Umi Kulsum. Sebelum membuka kegiatan secara resmi, Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Pasuruan, Yudie Andi Prasetya, M.Si., menjelaskan harapannya kepada peserta yang mengikuti kegiatan. “Selamat mengikuti kegiatan. Semoga kegiatan ini memberikan banyak pencerahan kepada Bapak/Ibu. Selanjutnya, ilmu kebahasaan yang sudah diperoleh dapat diaplikasikan saat mengerjakan tugas administratif di masing-masing OPD,” harap Yudie Andi Prasetya.
Lima narasumber yang hadir, yaitu Prof. Dr. Suyatno, M.Pd., Cindy Tri Siwiyanti, S.H., M.Hum., Dian Roesmiati, M.Hum., Andi Asmara, S.S., dan Adi Syaiful Mukhtar, S.S. Seluruh materi yang diberikan kepada peserta disesuaikan dengan tujuan kegiatan, yaitu membuat surat dinas sesuai bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal tersebut dapat menjadi bekal seluruh peserta dalam menjalankan tugas administratif di masing-masing OPD.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut ditutup secara resmi oleh narasumber terakhir, Cindy Tri Siwiyanti yang merupakan Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Pemkot Pasuruan. Jalinan kerja sama antara BBP Jawa Timur dengan Pemkot Pasuruan dapat menjadi lebih kuat setelah terlaksananya kegiatan tersebut. Kegiatan yang sama-sama diharapkan oleh kedua instansi untuk mewujudkan ketertiban administrasi berdasarkan regulasi, khususnya pada tata naskah dinas. (ASM)

Tingkatkan Kompetensi dan Kualitas Komunitas Penggerak Literasi di Wilayah Jawa Timur, BBP Jatim Laksanakan Bimbingan Teknis Komunitas Penggerak Literasi

Rabu, 28 Februari 2024, Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur (BBP Jawa Timur) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Komunitas Penggerak Literasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 28 Februari—1 Maret 2024 di The Sun Hotel Madiun. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk memberikan pemahaman, wawasan atau materi, serta strategi agar komunitas yang ada di Jawa Timur dapat terus berkembang sesuai dengan standar yang ada, seperti legalitas organisasi, bentuk kerja sama yang harus dilakukan, karya atau progam yang harus dihasilkan, struktur organisasi serta kepengurusan, keberadaan pojok baca atau referensi bacaan, dan lain-lain.

Kegiatan selama tiga hari tersebut dihadiri oleh Tim KKLP Literasi BPP Jatim, yaitu Amin Mulyanto, S.S., Yuyun Kartini, S.Pd., Wahyu Hariyanto, Adista Nur Primantari, S.S., M.A., Duta Bahasa Irene Theofine sebagai moderator, 24 peserta bimtek dari 12 komunitas penggerak literasi serta lima narasumber.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala BBP Jawa Timur, Dr. Umi Kulsum, M. Hum. Dalam sambutannya, Ibu Umi memberikan apresiasi kepada 24 peserta bimtek yang berasal dari 12 komunitas literasi. Komunitas tersebut adalah Rumah Baca Sahabatku (Mojokerto), TBM Alam Riang (Jombang), TBM Bahagia (Magetan), Taman Baca Anak Pertiwi (Lamongan), TBM Kartika (Bojonegoro), TBM Dwija (Tulungagung), Rumah Cahaya Untukmu (Malang), Teras Baca Lentera Kita (Nganjuk), TBM Nusantara (Madiun), Komunitas Literasi Pinggir Kali (Blitar), Rumah Baca Mentari (Gresik), dan Pustaka Gerilya (Ponorogo).

Apresiasi tersebut disampaikan atas kerja sama dan kehadiran para peserta dalam acara tersebut dan menyatakan bahwa BPP Jatim dan komunitas harus bersinergi mengembangkan literasi di Jawa Timur. Beliau juga menekankan bahwa bimtek ini merupakan langkah Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur dalam upaya memfasilitasi pengembangan dan pembinaan literasi di Jawa Timur.

Narasumber pertama adalah Sinta Nuzuliana S.S. dari Perpustakaan Daerah Kota Madiun. Materi yang disampaikan oleh Ibu Sinta yaitu terkait Pengelolaan Buku dan Pojok Baca/Perpustakaan Komunitas. Narasumber kedua adalah Satyo Naresworo, S.IP. dari Dinas Kominfo Kota Madiun. Materi yang disampaikan oleh beliau bertajuk Cerdas dan Bijak dalam Berliterasi Digital. Narasumber ketiga adalah Dr. Sutejo, M.Hum. dari STKIP PGRI Ponorogo. Materi yang disampaikan Bapak Sutejo terkait tentang Membaca dan Menulis untuk Kecakapan Hidup. Narasumber keempat adalah Rafif Amir yang merupakan Sekjen BPP FLP. Beliau menyampaikan materi tentang Penulisan Kreatif Nonfiksi Berbasis Hasil Bacaan.

Paparan materi terakhir disampaikan oleh Azis Arief Anggara dari RBA Malang. Beliau membahas penyusunan program, penguatan manajemen, dan praktik baik di komunitas literasi dengan menyampaikan tayangan bertajuk Komunitas Literasi yang Bertumbuh Melalui Penguatan Manajemen dan Program yang Berkualitas.

Kegiatan bimtek ditutup pada Jumat, 1 Maret 2024 oleh Dr. Umi Kulsum, M. Hum. Pada acara penutupan tersebut, Ibu Umi mengharapkan agar pengelola komunitas literasi yang ada di Jawa Timur agar terus mengembangkan komunitas literasinya sesuai dengan standar yang sudah ada

BBP Jawa Timur Hadiri Penutupan Program Sakura 2024, Kerja Sama Univesitas Kanda dengan STIE Malangkucewara

Senin, 4 Maret 2024, Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur memenuhi undangan dari STIE Malangkucecwara terkait penutupan Program Sakura 2024 yang diikuti oleh sejumlah mahasiswa Jepang dari Universitas Kanda. Kegiatan ini merupakan puncak dari hasil belajar bahasa dan budaya Indonesia yang dikemas dalam acara Gelar Kinerja Mahasiswa Asing Peserta Program Sakura 2024. Dalam acara tersebut, para mahasiswa menampilkan perolehan dan pengalaman selama mengikuti program, baik dalam kompetensi kebahasaindonesiaan maupun penampilan berseni-budaya Indonesia.

Hasil kinerja yang ditampilkan meliputi pidato bahasa Indonesia oleh Yamaguchi Yumeno; penampilan Tari Cendrawasih oleh Abe Chisato, Itagaki Kyoka, Nakamura Momo, dan Ise Haruka; penampilan Tari Bajidor Kahoot oleh Yamaguchi Yumeno, Kumagai Haruka, dan Iwahashi Rin; serta peragaan busana batik oleh Toyooka Shogo, Nakagawa Mimi, dan Hayakawa Riri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Dr. Umi Kulsum, M.Hum., anggota APPBIPA, Khoiru Ummatin, M.Hum., dan anggota tim kerja sama, Adista Nur Primantari, S.S., M.A. Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Kota Malang, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, anggota APPBIPA Jatim, dan jajaran pengajar di STIE Malangkucecwara.

Dalam sambutannya, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur sangat mengapresiasi kegiatan yang semakin mengukuhkan upaya internasionalisasi bahasa Indonesia ini. Bahasa Indonesia kini sangat dihargai dan dipelajari oleh berbagai bangsa. Beliau menyebutkan bahwa ada beberapa fase perkembangan bahasa Indonesia. Fase awal tidak lepas dari peran pahlawan nasional penggagas bahasa Indonesia, M. Tabrani, yang berasal dari Madura. Fase terkini yang membanggakan adalah dikukuhkannya bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa pengantar di sidang UNESCO di Paris.

Selain memberikan sambutan, Ibu Umi juga melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Drs. Bunyamin, M.M., Ph.D. selaku Kepala STIE Malangkucecwara. Kerja sama yang dijalin meliputi kerja sama di bidang pengembangan keterampilan profesional di bidang kebahasaan, ke-BIPA-an, UKBI, pelatihan, dan pertemuan ilmiah lainnya.***

BBPJT Melakukan Audiensi Program Prioritas dengan Wali Kota Madiun dan Dispusip Madiun

Jumat, 1 Maret 2024, Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur (BBPJT) berhasil menyampaikan program kerja kepada Wali Kota Madiun dan kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun di Hotel Setia Budi, Kota Madiun sebelum kegiatan Sosialisasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun.

Selain itu, Kepala BBPJT, Dr. Umi Kulsum, M.Hum., berkesempatan mengikuti kegiatan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun tersebut. Kegiatan diawali dengan laporan  Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun, Drs. Heri Wasana, M.Pd. yang dilanjutkan dengan paparan Wali Kota Madiun, Dr. Drs. H. Maidi, S.H., M.M., M.Pd. dan narasumber terakhir ialah Pustakawan Ahli Utama Dinas perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Sukaryo, S.H., M.M.

Dalam audiensi tersebut, Ibu Umi menyampaikan program kerja BBPJT, terutama tiga program prioritas, yaitu Literasi Kebahasan dan Kesastraan, Pelindungan Bahasa dan Sastra, dan Internasionalisasi Bahasa Indonesia. Wali Kota dan Kepala Dinas menyatakan sangat tertarik dan akan mendukung program kerja Balai Bahasa, seperti program yang sedang dilaksanakan pada 28 Februari—1 Maret di Kota Madiun, yaitu Bimbingan Teknis Komunitas Penggerak Literasi Provinsi Jawa Timur oleh BBPJT.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun, Bapak Heri, menyampaikan bahwa literasi kebahasaan dan kesastraan dapat disinergikan bersama melalui lomba, bimtek literasi, kegiatan kreativitas untuk siswa ataupun komunitas, dan praktik baik lainnya dalam ketiga ranah literasi, yaitu sekolah, keluarga, dan masyarakat. Harapan ke depannya adalah audiensi tersebut dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak.

BBJT Sosialisasikan UKBI Adaptif Merdeka bagi Pemangku Kepentingan di Kota Madiun

Balai Bahasa Propinsi Jawa Timur menggelar Sosialisasi Uji Kemahiran Bahasa Indoesia (UKBI) Adaptif Merdeka dengan peserta pada Kamis, 29 Februari 2024. Sebanyak enam puluh peserta yang terdiri atas kepala SMP, SMA, SMK, MTs, MA, dan Kaprodi bahasa Indonesia dari perguruan tinggi di wilayah Kota Madiun mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di Hotel The Sun. Kegiatan ini untuk sosialisasi dan mengukur kemahiran berbahasa Indonesia peserta uji mulai. Dalam acara itu peserta juga melakukan uji UKBI secara daring dan disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Wilayah Madiun, yang diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Madiun, Heni Wisma, M.T.

Kepala balai Bahasa Provinsi Jawa Timur Dr Umi Kulsum, M.Hum mengatakan, manfaat UKBI ini antara lain dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru, sebagai sertifikat pendamping ijazah, seleksi penerimaan pegawai profesi tertentu, tes pendamping kelulusan jenjang sarjana dan pascasarjana, serta persyaratan beasiswa unggulan Kemendikbud. UKBI Adaptif Merdeka merupakan tes untuk mengukur kemahiran berbahasa penutur bahasa Indonesia, lisan dan tulis yang desain ujinya disesuaikan dengan estimasi kemampuan peserta uji,” kata Dr. Umi Kulsum, M.Hum.

UKBI Adaptif Merdeka memiliki berbagai keunggulan, yaitu berbasis teknologi mutakir, berlandaskan teori tes modern, tingkat keandalan tinggi, adaptif terhadap berbagai karakteristik peserta, berbasis data, dan sertifikat digital, serta dapat diakses lintas wilayah bahkan lintas negara. Dalam kesempatan itu Dr Umi Kulsum, M.Hum mengatakan bersyukur memiliki bahasa Indonesia yang digunakan 250 juta warga Indonesia dan dipelajari 50 negara di dunia. Sehingga saatnya nanti bahasa Indonesia menjadi bahasa yang populer yang digunakan komunikasi antar manusia di dunia.

Kegiatan ditutup oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah Madiun yang diwakili oleh Devi Yuniar, S.Si. Kasi SMK/PK-PLK. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang menyambut baik dan siap menyukseskan pelaksanaan UKBI di Madiun.***

 

BBJT Sosialisasikan UKBI Adaptif Merdeka bagi Pemangku Kepentingan di Kota Probolinggo

Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka bagi Pemangku Kepentingan di Wilayah Kota Probolinggo pada Senin, 25 Februari 2024. Sebanyak enam puluh peserta yang terdiri atas kepala SMP, SMA, SMK, MTs, MA, dan Kaprodi bahasa Indonesia dari perguruan tinggi di wilayah Kota Probolinggo mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Paseban Sena. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Wilayah Kota Probolinggo Dr. Siti Romlah,S.Si., M. Pd. Dinas Pendidikan mendukung penuh pelaksanaan UKBI gratis untuk siswa ini. Dalam praktiknya, Dinas akan menyiapkan kebijakan untuk menyurati sekolah agar melaksanakan UKBI bagi siswanya. Dr. Siti Romlah siap membuat kebijakan siswa wajib mengikuti UKBI.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Umi Kulsum, menginformasikan bahwa jumlah peserta UKBI Jatim tertinggi nasional. “Perlu dukungan dari sekolah-sekolah di Kota Probolinggo untuk menggiatkan UKBI di Jawa Timur”, lanjutnya. Kegiatan sosialisasi dilakukan agar pemangku kepentingan di Kota Probolinggo mengenal UKBI dan mendapatkan pengalaman mengikuti uji. Tim KKLP UKBI Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Siti Komariyah, Wenni Rusbiyantoro, dan Tri Winiasih juga memaparkan materi. Peserta antusias mendengarkan pemaparan tentang pengenalan UKBI, materi uji UKBI, dan praktik pendaftaran serta pelaksanaan uji.

Kegiatan ditutup oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah Probolinggo yang diwakili oleh Bapak Sucipto, S.I.P., MM. Kepala Seksi Pendidikan Menengah Kejuruan. Dalam sambutannya Sucipto menginstruksikan kepada kepala sekolah agar mengikutkan gurunya terlebih dahulu sebelum mengikutkan siswanya. Siswa perlu mendapatkan pengalaman uji UKBI ini untuk menumbuhkan sikap bangga terhadap bahasa Indonesia.***

 

BBJT Selenggarakan Sosialisasi UKBI Adaptif Merdeka bagi Pemangku Kepentingan di Jombang

Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka bagi Pemangku Kepentingan di Kabupaten Jombang pada Senin, 29 Januari 2024. Sebanyak enam puluh peserta yang terdiri atas kepala SMP, SMA, SMK, MTs, MA, dan Kaprodi Bahasa Indonesi dari perguruan tinggi di Jombang mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di STKIP PGRI Jombang. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang yang diwakili Kusumanung Utami, Pengawas Sekolah. Kusumanung Utami mengimbau kepada kepala sekolah untuk menyosialisasikan UKBI kepada guru dan siswanya seusai kegiatan.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Dr. Umi Kulsum, M.Hum.  menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk mengenalkan UKBI di wilayah Kabupaten Jombang. “Yang hadir adalah para pemangku kepentingan, harapannya siswa, guru, dan mahasiswa melakukan uji ini agar target pelaksanaan UKBi di Jatim tercapai”, tegasnya.

Selain kepala balai bahasa, narasumber kegiatan juga melibatkan Tim KKLP UKBI Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Siti Komariyah, Wenni Rusbiyantoro, dan Tri Winiasih. Peserta serius dan aktif bertanya  ketika  pemaparan pengenalan UKBI, materi uji UKBI, dan praktik pendaftaran. Uji berjalan lancar dan hasilnya cukup memuaskan.

Kegiatan ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang yang diwakili  oleh Heri Mujiono, M.Pd. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang mendukung dan siap menyukseskan pelaksanaan UKBI di Jombang. “Mumpung gratis, kami akan menyiapkannya, yang tidak diundang juga akan ditularkan”, ungkapnya.

 

Diseminasi Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik dan Surat Dinas

Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur (BBP Jawa Timur) melalui KKLP Pembinaan dan Bahasa Hukum menyelenggarakan Diseminasi Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik dan Surat Dinas pada 27 Februari 2024. Bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Best Western Papilio, Surabaya, kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dr. Ramliyanto, S.P., M.P. Peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut berjumlah enam puluh orang dari enam puluh lembaga yang diundang. Sebanyak 45 lembaga merupakan lembaga yang mengikuti program Pengutamaan Bahasa Negara selama tiga tahun. Selebihnya, sebanyak lima belas lembaga merupakan dinas pendidikan dari wilayah yang mengikuti program Pengutamaan Bahasa Negara.    

Kepala BBP Jawa Timur mendapat kesempatan awal dalam memberikan sambutan dalam acara pembukaan. “Kegiatan diseminasi ini diharapkan dapat memberikan solusi untuk lembaga-lembaga yang belum mengalami perbaikan dalam menggunakan bahasa Indonesia di ruang publik dan surat dinas,” harap Dr. Umi Kulsum, M.Hum. dalam sambutannya.

Hal tersebut disambut dengan positif oleh BPSDM Prov. Jawa Timur. “Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BPSDM akan berada dalam satu barisan dengan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur dalam mengawal bahasa negara agar bermartabat di negaranya sendiri,” sambut Dr. Ramliyanto.     

Selanjutnya, diskusi diisi oleh dua narasumber. Narasumber yang hadir adalah Ratna Pratiwi, M.I.P. dari Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah dan Dian Roesmiati, M.Hum. dari BBP Jawa Timur. Kedua materi tersebut menekankan pada dua hal pokok yang menjadi tujuan kegiatan, yaitu pengutamaan bahasa negara di ruang publik dan surat dinas.

Kegiatan dilaksanakan awal tahun itu sebagai pemantik sekaligus fasilitasi lembaga dalam menyukseskan Program Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik dan Surat Dinas yang berlangsung dalam tahun ini. Mayoritas lembaga yang belum mengalami perbaikan adalah lembaga swasta seperti perhotelan dan tempat wisata. Beberapa lembaga sekolah juga tidak mengalami perbaikan, sehingga dengan hadirnya dinas pendidikan bisa memberikan perhatian khusus untuk lembaga sekolah yang belum memenuhi target. Harapan lainnya adalah atensi dari lembaga yang terkait dapat mendorong perbaikan-perbaikan tulisan dalam bahasa Indonesia yang tidak sesuai baik di ruang publik maupun surat dinas. (ASM)

 

Berminat Pelajari Bahasa Indonesia, Mahasiswa Malaysia Kunjungi BBP Jawa Timur

Surabaya, 27/02/2024 – Bertajuk “Cultural Diversity Exchange Malaysia-Indonesia”, sebanyak 15 mahasiswa dan mahasiswi Universiti Teknologi Mara (UTM), Kedah, Malaysia, berkunjung ke Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur (BBPJT), Kamis (22/2).

Diantar pendamping dosen Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya, Hertiki, rombongan mahasiswa tersebut dipimpin Deputi Rektor UTM Dr Nor Azrina Binti Mohd Yusof yang didampingi sejumlah dosen, 

Kunjungan ke BBPJT ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat belajar intensif tentang Bahasa Indonesia. Selain ke BBPJT, rombongan ini juga menjadwalkan kunjungan ke sejumlah tempat lainnya pada kurun 20-24 Februari ini. 

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BBPJT Siti Komariah menyambut tamu dari Negeri Jiran tersebut didampingi  Penerjemah BBPJT Awaludin Rusiandi.

Dalam kunjungan ini, para mahasiswa memeragakan pembuatan es lilin khas Malaysia yang disebut ais krim, minuman coklat dalgona dan yee sang, salad khas Tionghoa berisi irisan aneka sayur yang ditaburi saus kombinasi dan keripik. Salad ini biasa disantap untuk menyambut Imlek. Dosen UTM mengajari cara mencampur yee sang dan mengajak hadirin bersama-sama mencampur lantas mengangkat tinggi yee sang dengan sumpit sembari mengucapkan doa dan harapan masing-masing di tahun baru.

Dari BBPJT ditampilkan tarian jaran goyang dari Banyuwangi yang dibawakan Rista Maria dan peragaan kostum adat Madura yang dipandu Koordinator Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) BBPJT Khoiru Ummatin. (*)