Ketua Muslimat NU Gorontalo Kunjungi BBP Jatim Bahas Literasi

Surabaya, 6/2/2023 – Senin, 7 Februari 2023, Ketua Muslimat NU Provinsi Gorontalo, Hj. Doly Hanani, M.Pd.I. beserta Kepala MA Al-Mubarak Marisa Kabupaten Pohuwanto, Ismiati Ahmad, M.Pd.I., dan Kepala MIS Darul Mubin, Kota Gorontalo, Neli Uloli, M.Pd.I. berkunjung ke Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. Kunjungan ini diterima oleh Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Ary Setyorini, S.Pd. dan Tim KKLP Literasi. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk melakukan studi tiru strategi pengembangan literasi di Jawa Timur yang potensial dan dapat diterapkan di Kota Gorontalo.

Dalam kunjungan tersebut, Tim KKLP Literasi yang diketuai oleh Amin Mulyanto, S.S. memberikan informasi tentang pengembangan literasi yang telah dilakukan oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur sekaligus memberikan saran untuk pengembangan literasi pada instansi terkait. Amin menyampaikan bahwa saat ini BBP Jatim telah membina komunitas-komunitas literasi yang ada di Jawa Timur. BBP Jatim juga telah membuat sebuah inovasi yang bisa menjadi wadah bagi komunitas-komunitas tersebut untuk bertemu secara virtual melalui aplikasi KOMDIK (Komunitas Digital Kreatif). Melalui KOMDIK, komunitas-komunitas tersebut dapat berinteraksi meski tanpa bersemuka. (ADS)

KA BBP JATIM TERUS JALIN KERJA SAMA DENGAN OPD DI KOTA SURABAYA

Surabaya, 05/02/2023 – Meski baru sebulan menempati kantor baru di Gebang Putih, Sukolilo, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur terus gencar melakukan audiensi dengan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang ada di Kota Surabaya. Jumat, 3 Februari 2023, Kepala BBP Jawa Timur, Dr. Umi Kulsum, M.Hum. bersama koordinator KKLP BIPA dan anggota KKLP UKBI BBP Jawa Timur melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya, Achmad Zaini, S. Sos., M.Si..

Pada pertemuan tersebut Kepala BBP Jawa Timur memperkenalkan diri sebagai warga baru di Surabaya juga menyosialisasikan program kerja Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur yang dapat disinergikan dengan Disperinaker Kota Surabaya, yaitu Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). ”Sebagai warga baru di Surabaya dan juga tetangga dekat kami bermaksud untuk bersilaturahmi dan berkenalan lebih dekat. Selain itu kami ingin menjajaki adakah program di BBP Jatim dan disperinaker yang bisa disinergikan.” papar wanita kelahiran Brebes itu. Koordinator KKLP BIPA pada kesempatan itu menyampaikan bahwa berdasarkan Perpres No. 20 Tahun 2018 pasal 26, ada kewajiban bagi para pemberi kerja TKA untuk memberikan fasilitasi pendidikan dan pelatihan bahasa Indonesia kepada TKA. ”Sebagai koordinator dan fasilitator program BIPA di Jawa Timur, Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur siap bekerja sama dengan disnaker untuk pelaksanaan diklat bahasa Indonesia tersebut.” terang koordinator BIPA. Diharapkan setelah para TKA tersebut mendapatkan pelatihan bahasa Indonesia mereka akan mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). ”Kami sudah pernah menyosialisasikan program ini ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur namun belum ada tindak lanjutnya. Kami berharap setelah pertemuan ini BBP Jatim dan Disperinaker Surabaya dapat merealisasikannya.” pungkas Wenni, anggota KKLP UKBI.

Kepala Disperinaker Kota Surabaya yang didampingi oleh Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja menyambut baik informasi yang disampaikan oleh Kepala BBP Jatim dan akan segera menindaklanjutinya dengan kerja sama. ”Ini sangat kebetulan sekali, memang kami sedang merancang pelatihan terkait penguasaan bahasa Indonesia kepada tenaga kerja asing. Semoga pertemuan ini menjadi langkah awal dari kerja sama antara Balai Bahasa Jawa Timur dan Disperinaker, meski dalam waktu dekat kami akan pindah ke lokasi baru di daerah Medokan Ayu.” terang pria asli Surabaya ini. Disperinaker memiliki tanggung jawab terhadap Perpres No. 20 Tahun 2018 pasal 26, oleh karena itu akan segera berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan atau lembaga pendidikan yang memiliki tenaga kerja asing. Ada hampir 372 tenaga kerja asing yang ada di Surabaya dan diperkirakan Sebagian besar dari mereka penguasaan bahassa Indonesia mereka masih rendah. (KU)

Sandur, Cerita Masyarakat Agraris dari Tuban

Jawa Timur memiliki banyak sekali kesenian budaya yang hingga saat ini masih tetap dilestarikan. Salah satunya adalah kesenian sandur. Kesenian sandur merupakan salah satu kesenian yang berasal dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Di tengah gempuran modernisasi, kesenian sandur masih tetap eksis di kalangan masyarakat.

Kesenian sandur  Tuban tidak jauh berbeda dengan ludruk yang ada di Surabaya. Bedanya, kesenian sandur bercerita tentang pertanian lokal yang ada di Tuban. Kata sandur berasal dari kata san (isan) yang berarti ‘selesai panen  dan dhur (ngedhur) yang berarti ‘sampai habis’. Pada awalnya, kesenian sandur menjadi media hiburan bagi masyarakat agraris yang telah bekerja di sawah yang kemudian berkembang sebagai kesenian yang disakralkan. Sandur bercerita mengenai aktivitas pertanian berurutan dari mengolah tanah hingga memanen hasil pertanian.

Kesenian yang memiliki empat tokoh bernama Balong, Pethak, Cawik dan Tangsil ini, diperankan oleh empat anak muda yang belum dikhitan. Hal tersebut dikarenakan anak yang belum dikhitan belum memiliki dosa dan dianggap suci.

Bahasa yang digunakan dalam kesenian Sandur adalah bahasa Jawa Ngoko dan sedikit bahasa Jawa Krama. Pada saat pertunjukan ini berlangsung, pemeran akan berputar searah jarum jam di tanah lapang. Unsur dalam sandur ini terdapat tarian, karawitan, dan beberapa parikan dhandhanggula dan cangkriman yang berisi tentang nasehat dan petuah bagi masyarakat bahwa kita hidup di dunia ini berdampingan dengan alam dan makhluk lainnya. Sebagai makhluk sosial sepatutnya untuk saling menghormati dan tidak hidup semana-mena, sombong dan selalu mawas diri dalam melakukan segala hal di dunia. (DI)

 

Diolah dari berbagai sumber

Balapan Pesawat Kertas

 

Addhuwân Pal-kapalan Dhâlubâng

Balapan Pesawat Kertas

 

ISBN

978-602-8334-76-1

Penulis

Salamet Herianto

Penerjemah

Dwi Laily Sukmawati

Penelaah

Mahwiyanto

Penyunting

Awaludin Russiandi

Ilustrasi & Desain Sampul

Alfin Nur Syahbana

 

 

Penerbit

Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur

Jalan Siwalanpanji, Buduran, Sidoarjo 61252

Telepon/Faksimile (031) 8051752

 

Cetakan pertama, Oktober 2022

 

Di Mana Ibuku?

 

Nong Endi Emakisun?

Di mana Ibuku?

 

ISBN

978-602-8334-87-7

Penulis

Andi Sep Kurniawan

Penerjemah

Rayhan Rizki Fadhillah

Penelaah

Antariksawan Jusuf

Penyunting

Khoiru Ummatin

Ilustrasi & Desain Sampul

KreatiVa Grafis

 

 

Penerbit

Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur

Jalan Siwalanpanji, Buduran, Sidoarjo 61252

Telepon/Faksimile (031) 8051752

 

Cetakan pertama, Oktober 2022

Yanto Bermain Karapan Sapi

 

Yanto Amaѐn Pѐ-Sapѐyan

Yanto Bermain Sapi Karapan

 

ISBN

978-602-8334-89-1

Penulis

Zainal Abidin, S.Pd.

Penerjemah

Fathor Rahman

Penelaah

Mahwiyanto

Penyunting

Dwi Laily Sukmawati

Ilustrasi & Desain Sampul

Marina Yulia Hapsari

 

 

Penerbit

Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur

Jalan Siwalanpanji, Buduran, Sidoarjo 61252

Telepon/Faksimile (031) 8051752

 

Cetakan pertama, Oktober 2022

Hore… Aku Bisa Membuat Maianan

 

Horee…Aku Bisa Nggawe Dolanan Dhewe

Hore… Aku Bisa Membuat Mainan

 

ISBN

 978-602-8334-86-0

Penulis

Redite Kurniawan

Penerjemah

Awaludin Rusiandi

Penelaah

Sugeng Hariyanto

Penyunting

Khoiru Ummatin

Ilustrasi & Desain Sampul

Emmal

 

 

Penerbit

Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur

Jalan Siwalanpanji, Buduran, Sidoarjo 61252

Telepon/Faksimile (031) 8051752

 

Cetakan pertama, Oktober 2022

Sepatu Sekar

 

Sepatune Sekar

Sepatu Sekar

 

ISBN

 978-602-8334-85-3

Penulis

Fitriyah

Penerjemah

Amin Mulyanto

Penelaah

Sugeng Hariyanto

Penyunting

Awaludin Russiandi

Ilustrasi & Desain Sampul

Oktavian Winoto

 

 

Penerbit

Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur

Jalan Siwalanpanji, Buduran, Sidoarjo 61252

Telepon/Faksimile (031) 8051752

 

Cetakan pertama, Oktober 2022